PERBANDINGAN PEMBERITAAN TERKAIT ILHAN OMAR PADA MEDIA BERITA BERBAHASA ARAB ALJAZEERA DAN CNN Sebuah Analisis Wacana Kritis Berbasis Korpus

Authors

  • Emir Salim Universitas Al Azhar Indonesia

Keywords:

Ilhan Omar, CNN, Aljazeera, korpus linguistik, analisis wacana kritis

Abstract

Analisis wacana kritis (AWK) melihat bagaimana bahasa digunakan dalam media untuk menyampaikan sesuatu. Makalah ini membandingkan bagaimana dua media menampilkan pemberitaan atas satu topik yang sama dengan cara yang berbeda. Topik yang dipilih penulis adalah mengenai Ilhan Omar, seorang anggota kongres Amerika Serikat yang merupakan muslim perempuan kulit hitam imigran yang menjadi target dari sikap rasis dan diskriminatif presiden AS Donald Trump. Metode yang digunakan adalah pengumpulan sejumlah artikel terkait Ilhan Omar, yang kemudian diolah dengan menggunakan aplikasi korpus Antconc dan dianalisis dengan model van Leeuwen. Hasil temuan berupa perbedaan dalam jumlah perbandingan kata Trump yang muncul dalam berita, panjang rata-rata masing-masing berita per artikel, serta adanya eksklusi dan inklusi pada berita CNN. Pada kesimpulan, didapat bahwa Aljazeera memiliki artikel yang umumnya lebih panjang dibandingkan CNN. CNN banyak melakukan eksklusi terhadap Donald Trump, dan lebih banyak melakukan inklusi berupa penambahan kata muslimah dalam artikel mereka, sementara Aljazeera melakukan hal sebaliknya.

References

Baker, Paul. 2010. Corpus Methods in Linguistics. In Litosseliti, Lia. 2010. Research Methodsin Linguistics. New York: Continnum International Publishing Group.

Eriyanto. 2006. Analisis Wacana Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta : LKiS Pelangi Aksara.

Sobur, Alex. 2006. Semiotika Komunikasi. Bandung : PT Remaja Rosdakarya Offset

van Leeuwen, Theo. 2008. Discourse and Practice: New Tools for Critical Discourse Analysis. New York : Oxford University Press.

Downloads

Published

2021-01-04